Bagi penggemar White Cherry, nama Melancholy tentu bukanlah sesuatu yang asing. Lagu yang pertama kali dirilis pada 2018 itu dikenal berkat karakter musiknya yang sederhana namun mampu membangun suasana emosional yang kuat. Berbeda dari lagu-lagu yang mengandalkan vokal penuh atau hentakan beat yang intens, Melancholy justru mengusung pendekatan minimalis dengan alunan humming yang lembut, dipadukan dengan instrumen lo-fi yang hangat dan atmosfer yang menenangkan.
Kesederhanaan tersebut menjadi identitas utama White Cherry. Tanpa banyak elemen yang berlebihan, Melancholy berhasil menciptakan pengalaman mendengarkan yang nyaman dan reflektif, menjadikannya pilihan banyak pendengar untuk menemani aktivitas seperti belajar, bekerja, berkendara, hingga menikmati suasana malam.
Sejak dirilis delapan tahun lalu, Melancholy terus menunjukkan daya tariknya di berbagai platform digital. Hingga saat ini, lagu tersebut telah mengumpulkan lebih dari 8 juta stream di Spotify, sekaligus menjadi salah satu karya paling sukses dalam katalog musik White Cherry.
Nama White Cherry sendiri mulai semakin dikenal secara luas pada 2020 setelah berkolaborasi dengan Rude Boy dalam lagu Late Night Melancholy. Kolaborasi tersebut memperkenalkan nuansa baru dari karya sebelumnya dan berhasil menjangkau pendengar yang lebih luas, menjadikan White Cherry sebagai salah satu nama yang diperhitungkan di kalangan penikmat musik lo-fi dan ambient.
Selain Melancholy, White Cherry juga memiliki lagu berjudul Sunrise yang tak kalah dikenal. Lagu tersebut masih mempertahankan karakter musik khas White Cherry, yakni aransemen yang lembut, melodi yang menenangkan, dan suasana hangat yang menjadi ciri utama setiap karyanya. Hingga kini, Melancholy maupun Sunrise masih dapat dinikmati melalui berbagai layanan streaming musik digital.
Melanjutkan perjalanan karya tersebut, White Cherry kini menggandeng Vastixa untuk menghadirkan Late Night Melancholy dalam balutan aransemen yang lebih modern. Keduanya sepakat untuk tidak menghilangkan identitas lagu aslinya, melainkan menyempurnakannya dengan sentuhan produksi baru yang memberikan warna lebih kaya tanpa mengurangi nuansa emosional yang telah menjadi ciri khasnya.
Dalam versi terbaru ini, Vastixa menghadirkan gaya produksinya melalui penambahan tekstur suara, lapisan instrumen yang lebih penuh, serta dinamika yang lebih hidup. Meski begitu, karakter utama Melancholy tetap dipertahankan sehingga pendengar lama masih dapat merasakan atmosfer yang sama, sementara pendengar baru memperoleh pengalaman mendengarkan yang lebih segar.
Kolaborasi ini menjadi salah satu langkah penting bagi Vastixa dalam memperluas kiprahnya di industri musik digital melalui kerja sama dengan musisi internasional. Di sisi lain, proyek ini juga menjadi kesempatan bagi White Cherry untuk memperkenalkan kembali salah satu karya ikoniknya kepada generasi pendengar baru dengan pendekatan produksi yang lebih relevan dengan perkembangan musik saat ini.
Dirilis di bawah label Noventerta Music Group, Late Night Melancholy menjadi simbol bagaimana kolaborasi lintas negara mampu menghadirkan perspektif baru dalam musik lo-fi. Dengan mempertemukan karakter produksi khas Vastixa dan identitas musikal White Cherry, lagu ini diharapkan dapat melanjutkan perjalanan panjang yang telah dimulai oleh Melancholy sejak 2018 sekaligus membuka babak baru bagi kedua musisi di kancah musik digital.
Single Late Night Melancholy telah tersedia di berbagai platform streaming musik digital sejak 10 Juli 2026.

